Jumat, 22 April 2011

KABEL UTP


                               KABEL UTP

Melihat materi yang di berikan adalah tentang Jaringan maka di sini saya akan mempostingkan sedikit apa yang telah saya Praktikkan kemarin ,tentang Kabel UTP.
*PENGERTIAN*
Kabel UTP (Unshielded Twist Pair) merupakan Komponen utama Berlangsungnya suatu jaringan Komputer. Kabel UTP sendiri di bagi menjadi 2 jenis :
> Shielded ( yang memiliki selubungan Pembungkus )
> Unshielded ( yang tidak memiliki selubungan pembungkus )

*KARAKTERISTIK*
Sebelum Kita mempraktikkan tentang pengkabelan kita harus tahu Jenis/Tipe pengkabelan pada kabel UTP. Kabel UTP yang digunakan pada jaringan komunikasi data mengikuti standard EIA/TIA T568B atau Konektor RJ-45 yang digunakan untuk menghubungkan komputer/PC ke HUB. UntukKonektor RJ-45, ada dua jenis pengkabelan pada kabel UTP yaitu :
> Kabel Straight
> Kabel Cross


Kabel Straight Merupakan jenis pengkabelan yang digunakan untuk mengkoneksikan dari Komputer ke HUB , Router ke HUB , Terminal Server ke HUB , Dll.



Kabel CrossMerupakan jenis pengkabelan yang digunakan untuk mengkoneksikan dari HUB ke HUB , Router ke Komputer Dll.







*Melakukan Pengkabelan*
Sebelum melakukan Praktik alangkah baiknya kita mepersiapkan apa yang harus kita lakukan untuk melakukan Pelatihan :
Alat & Bahan :
> Kabel UTP 1 meter
> Konektor RJ-45 (Secukupnya)
> Crimping Tools
> LAN Tester
> Gunting (jika dibutuhkan)

*Crimp Tool*

Crimp tool / Crimping tool adalah alat untuk memasang kabel UTP ke konektor RJ-45 tergantung kebutuhan. Bentuknya macam-macam ada yang besar dengan fungsi yang banyak, seperti bisa memotong kabel, mengupas dan lain sebagainya. Ada juga yang hanya diperuntukan untuk crimping RJ-45. Contoh gambarnya seperti ini.




*Kabel Tester/LAN Tester*

Supaya anda yakin bahwa pemasangan kabel ke konektor sudah ok lebih baik kalau anda juga memiliki cable tester seperti berikut ini. Cara penggunaannya adalah dengan memasang ujung kabel yang satu ke TX di cable tester yang besar kemudian set auto, kemudian di ujung yang lain kita pasang remote cable tester. Setelah itu anda cukup melihat remote cable tester saja. Apabila menyala berarti kabel terkoneksi dengan baik sementara apabila mati berarti kabel terputus.





Semuanya Telah Kita bahas Alat & Bahan sudah kita siapkan sekarang tinggal Melakukan Praktik :)

*Tips untuk memasang Kabel ke Konektor*

1. Siapkan semua peralatan terutama kabel, konektor RJ-45 dan Crimping tool.

2. Kupas bagian luar kabel (pembungkus kabel-kabel kecil) kira-kira sepanjang 1 cm dengan menggunakan pengupas kabel yang biasanya ada pada crimp tool (bagian seperti dua buah silet saling berhadapan itu untuk mengupas)

3. Susun kabel sesuai dengan keperluan. Apakah anda ingin menyusun kabel Straight atau kabel Cross. (Kalau kemaren waktu praktek sih dua - duanya he...3x :)

4. Rapihkan susunan kabel dengan cara menekan bagian yang dekat dengan pembungkus kabel supaya susunan kabel terlihat rata.

5. Potong ujung-ujung kabel yang tidak rata dengan pemotong kabel (bagian yang hanya memiliki satu buah pisau dan satu bagian lagi datar pada crimp tool adalah pemotong kabel) sampai rapih. (Usahakan jarak antara pembungkus kabel sampai ujung kabel tidak lebih dari 1cm.)

6. Dengan tetap menekan perbatasan antara kabel yang terbungkus dan kabel yang tidak terbungkus, coba masukan kabel ke konektor RJ-45 sampai ujung-ujung kabel terlihat dibagian depan konektor RJ-45. Kalau masih belum coba terus ditekan sambil dipastikan posisi kabel tidak berubah. (ingat posisi jari2 tangan harus tetap kuat)

7. Setelah anda yakin posisi kabel tidak berubah dan kabel sudah masuk dengan baik ke konektor RJ-45 selanjutnya masukan konektor RJ-45 tersebut ke crimping tool untuk di pres.

8. Kemudian anda bisa menekan crimping tool sekuat tenaga supaya semua pin RJ-45 masuk dan menembus pelindung kabel UTP yang super kecil tersebut.

9. Lakukan langkah yang sama untuk ujung kabel yang satu nya lagi.

10. Apabila anda sudah yakin dengan pemasangan yang anda lakukan selanjutnya adalah test dengan menggunakan LAN tester apabila ada (he..3x) :)

11. Silahkan di coba dan good luck.... bWt nak TKJ j6 pUtus asa ya teruslah berusaha..... :
>>

Setting GPRS


Setting GPRS
Petunjuk Umum

  1. Kecuali untuk kartu IM3, penyetingan GPRS atau MMS memerlukan proses aktivasi terlebih dahulu.
  2. Proses aktivasi dilakukan dengan cara menghubungi operator yang bersangkutan sesuai kartu yang digunakan.
  3. Mengenai cara melakukan aktivasi secara detil dapat dilihat pada detil penyetingan GPRS di bawah ini.

Setting GPRS Matrix / Mentari

Profile Name
:
satelindo
Homepage URL
:
http://wap.matrix-centro.com
IP Address
:
202.152.162.250:9200
Bearer
:
GPRS
User Name
:
<blank>
Password
:
<blank>
APN
:
satelindogprs.com



Activate GPRS
:
ACT<spasi>GPRS kirim ke 888
Call Center
:
(021) 5438 8888 atau 222 (dari handphone)

Setting GPRS simPATI (Telkomsel)

  1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.
  2. Masih memiliki pulsa minimum Rp. 500,- dibawah nilai tersebut Anda tidak dapat menggunakan layanan GPRS, MMS maupun SMS.
  3. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, yang hanya dapat dilakukan melalui SMS.
    Caranya :
    - Ketik pesan SMS : GPRS [Nomor Kartu]
    - Contoh : GPRS 6210009922069556
    - Kirim ke : 6616
    Catatan :
    - Tarif pesan kirim SMS : Rp. 350 ,- / pesan.
    - Nomor kartu merupakan nomor ICCID (Integrated Circuit Card Identification) yang terdiri dari 16 (enam belas) digit nomor dan terdapat di belakang chip kartu simPATI Nusantara Anda.
    - Isi pesan tidak tergantung pada huruf besar atau kecil (non case sensitive).
    - Dalam pengetikan nomor kartu tidak boleh ada spasi.
  4. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : "Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message."
  5. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.
  6. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : "Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information"
  7. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :
    - Connection Name : APN Telkomsel
    - Data Bearer : GPRS
    - Access Point Name : telkomsel
    - Username : wap
    - Prompt Password : No
    - Password : wap123
    - Authentication : Normal
    - Homepage : http://wap.telkomsel.com
    - WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
    - Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
  8. Berada di wilayah layanan GPRS.
  9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.
  10. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.
Setting GPRS kartuHALO (Telkomsel)

  1. Menggunakan ponsel dengan fasilitas GPRS.
  2. Mendaftar sebagai pelanggan GPRS, pendaftaran dapat dilakukan di GraPARI atau hubungi Caroline di nomor 111, layanan bebas pulsa dari kartuHALO Anda, atau dapat dilakukan melalui SMS :
    Caranya :
    - Ketik pesan SMS : GPRS
    - Contoh : GPRS
    - Kirim ke : 6616
    Catatan :
    - Tarif pesan kirim SMS : Rp. 250 ,- / pesan.
  3. Sistem akan memberikan pesan notifikasi SMS kepada Anda setelah beberapa waktu untuk memberitahukan bahwa permintaan aktivasi sedang diproses : "Your request for GPRS Setup already received. Please wait for max. 48 hours for succesfull activation notification message."
  4. Pemrosesan aktivasi membutuhkan waktu maksimum 48 jam.
  5. Setelah proses aktivasi sukses dilakukan, sistem akan memberitahukan kepada Anda melalui SMS dari 6616 : "Welcome to GPRS Service! Your GPRS service has been activated. Please visit www.telkomsel.com for more information"
  6. Melakukan setting pada terminal komunikasi yang digunakan dengan parameter-parameter seperti berikut :
    - Connection Name : APN Telkomsel
    - Data Bearer : GPRS
    - Access Point Name : telkomsel
    - Username : wap
    - Prompt Password : No
    - Password : wap123
    - Authentication : Normal
    - Homepage : http://wap.telkomsel.com
    - WAP Gateway IP Address : 10.1.89.130
    - Port : 9201 (standard), 8000 (proxy)
  7. Berada di wilayah layanan GPRS.
  8. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda telah terdaftar pada www.telkomsel.com.
  9. Untuk menggunakan WAP Telkomsel dengan GPRS, pastikan Anda melakukan setting handset untuk menggunakan Access Point Name (APN) telkomsel.
Setting GPRS XL

  • Setting GPRS/MMS Secara Otomatis
    Kirimkan SMS berikut ke 9667, hanya Rp. 350,- (sudah termasuk PPN untuk pengguna bebas dan belum termasuk PPN untuk pengguna Xplor).
    • Untuk setting GPRS:
      GPRS <spasi> <merk ponsel> <spasi> <tipe ponsel>
    • Untuk setting MMS:
      MMS <spasi> <merk ponsel> <spasi> <tipe ponsel>
Penulisan merk dan tipe ponsel (tidak case sensitive) :
MERK
TIPE (pilih salah satu)
NOKIA atau NOK
3100, 3200, 3220, 3300, 3510, 3510i, 3520, 3530, 3560, 3650, 3660, 5100, 6100, 6108, 6200, 6220, 6225, 6230, 6340i, 6600, 7610, 6610, 6610i, 6650, 6800, 6810, 6820, 7200, 7210, 7250, 7600, 7650, 7700, 8910i, N-Gage, N-Gage QD, 9500
SONYERICSSON atau ERICSSON atau SE
T39m, T68, T68i, T230, T300, T310, T610, T630, P800, P900, P910, Z200, Z600, K700i, K500i, S700i
SIEMENS
S57, SL55, SX1, C62, S65, SL65, CX65
SAMSUNG
X100, X600, E700
Untuk aktivasi GPRS/MMS di sistem, hubungi Customer Service XL di 818 melalui nomor bebas/Xplor Anda (bebas pulsa) atau 021 57959818 melalui nomor lainnya (dikenakan tarif sesuai dengan yang berlaku).
  • Setting GPRS/MMS Secara Manual
    Setting Parameter GPRS :
    • Connection name : XL GPRS
    • Data bearer : GPRS
    • Access point name : www.xlgprs.net
    • User name : xlgprs
    • Prompt Password : No
    • Password : proxl
    • Authentication : Normal
    • Homepage : http://wap.lifeinhand.com
    • Connection Security :- off
    • Session mode : permanent
    • Phone IP address : Automatic
    • Primary name server : 0.0.0.0
    • Secondary name server : 0.0.0.0
    • WAP Gateway IP Address : 202.152.240.50
    • Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)
Setting GPRS IM3

  • Setting GPRS Secara Otomatis
    Kirim SMS ke 3939 dengan isi pesan :
    GPRS [Merk HP] [Type HP]
    Contoh :
    - GPRS Nokia 7650
    - GPRS Ericsson T68
    - GPRS SE P800
  • Setting GPRS Secara Manual
    Setting Parameter GPRS :
    • Connection name : M3-GPRS
    • Access point name : www.indosat-m3.net
    • User name : gprs
    • Password : im3
    • Authentication : Normal
    • Homepage : http://wap.indosat-m3.net
    • IP address : 010.019.019.019
    • Port : 9201 (standard), 8080 (proxy)

>>

Selasa, 29 Maret 2011

Subneting


 Subneting

Admin yang mengelola jaringan besar sering kali merasa perlu membagi-bagi jaringan menjadi bagian-bagian lebih kecil lagi (disebut subnetworks) sebagai usaha memberikan fleksibilitas addressing.


Gbr. 1 Sebuah network tunggal

  Dengan subnetting, sebuah network address tunggal seperti diatas dapat kita pecah menjadi subnetwork, atau disingkat subnet. Sebagai contoh, network 172.110.1.0, 172.110.2.0 dan 172.110.3.0 kesemuanya merupakan subnet dari network 172.110.0.0





          Gbr. 2 Sebuah network dipecah mejadi tiga subnetwork melalui subnetting

Subnet address dibuat oleh network administrator dengan cara “meminjam” bit-bit dari porsi host dan merancangnya sebagai subnet.

Beberapa Alasan Membangun Subnetting
  • Mereduksi traffic jaringan
  • Mengoptimasi performansi jaringan
  • Memudahkan manajemen
  • Mengefektifkan jaringan yg dibatasi area geografis luas
Subnet Mask
Agar subnet address yg kita buat dapat bekerja, setiap mesin dalam network haruslah mengetahui bagian mana dari host address yang digunakan sebagai subnet address. Untuk kebutuhkan ini, maka setiap mesin perlu kita beri apa yg disebut subnet Mask.
Digunakan Subnet Mask  untuk :
Ø  Membedakan network ID dan host ID
Ø  Menunjuk letak suatu host, apakah berada dijaringan lokal atau jaringan luar
Seluruh bit yg berhubungan dengan network ID di set 1. Sedangkan bit yg berhubungan dengan host ID di set 0
Contoh  :
Network Address = 192.168.20.0
Subnet Mask = 255.255.255.224  maka,
  • Banyak subnet yg bisa kita produksi:
2 - 2 = 2 3 – 2 = 6 subnet
dimana ;
X = jumlah bit yg bernilai 1. à 224 = 1 1 1 0 0 0 0 0 , ada 3 bit
2 = ( 1 bit untuk network address dan 1 bit   broadcast)ddress)
  • Banyak host yg valid persubnet :
 2 - 2 = 2 5 – 2 = 30 host
dimana ;
2 = ( 1 bit untuk network address dan 1 bit untuk broadcast address)
  • Subnet yg valid :
256 – sub net mask = 256 -224 =32 
32   + 32 = 64
64   + 32 = 96
96   + 32 = 128
128 + 32 = 160
160 + 32 = 192
192 + 32 = 224 (stop) à Ini adalah Subnet Mask kita, makanya ia subnet invalid
Jadi yg valid adalah 32, 64, 96, 128, 160,192  jumlahnya ada 6 subnet
  • Untuk menentukan host-host mana yg valid :
Subnet
32
64
96
128
160
192
Host Pertama
33
65
97
129
161
193
Host Terakhir
62
94
126
158
190
222




  • Untuk menentukan mana broadcast address untuk masing-masing subnet :
Subnet
32
64
96
128
160
192
Broadcast
63
95
127
159
191
223




 Contoh  :
Network Address = 192.168.20.0
Subnet Mask = 255.255.255.248  maka,

§  Banyak subnet yg bisa diproduksi ?
2 - 2 = 2 5 – 2 = 30 subnet
dimana ;
X = jumlah bit yg bernilai 1. à 248 = 1 1 1 1 1 0 0 0 , ada 5 bit
2 = ( 1 bit untuk network address dan 1 bit   broadcast address)
§  Banyak host yg valid per subnet ?
2 - 2 = 2 3 – 2 = 6 host
y = jumlah bit yg tersisa. Oleh karena itu jumlah bit 3 (8-5)

Subnetting
 
>>